Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Karya Pengarang Lain’ Category

Mona

Mona

Sudah seminggu sejak kejadian terkutuk itu, dan Mona sudah tidak berdaya apa-apa lagi untuk bisa menolak keinginan dari Mahmud yang ternyata sudah merencanakan semuanya dari jauh hari, apa yang harus dia lakukan dan terima. Awalnya dimulai dengan Mahmud “mengaudit” lemari baju Mona, ia mengambil semua celana dalam dan BH-nya, ia memilih baju-baju yang bisa digunakan, rata-rata baju yang disisakan adalah baju yang seksi, ketat atau tipis. Lalu ia mengambil atm dan kartu kreditnya, setiap hari bila berangkat kantor ia hanya diberikan uang secukupnya untuk makan dan ongkos, dan juga secara otomatis kini gadis itu tidak pernah menggunakan underwear lagi. Semua celana panjang miliknya telah diambil juga, sehingga kini ia hanya punya rok yang minimal pendeknya 10 cm di atas lutut. Mona sudah pasrah, ia sudah merasa tidak ada harganya lagi sebagai wanita, harga dirinya sudah dirampas dan dipermainkan oleh Mahmud. (lebih…)

Read Full Post »

Mona

Mona

“Huuuh..nyebelin banget sih tuh aki-aki..” gerutu Mona sambil mengunci pintu kamar kostnya.

Kembali hari ini ia sebel dengan Pak Mahmud, si bapak kostnya yang sering bersikap genit dan terkadang menjurus kurang ajar terhadap dirinya. Kejadiannya tadi saat dia pulang kantor berpapasan dengan Pak Mahmud yang sedang berusaha memaku sesuatu di dinding.
“Sore pak..lagi ngapain pak..?” sapa Mona demi kesopanan.
“Eh..mba Mona dah pulang..”sahut Mahmud dengan mata berbinar. “Kebetulan aku mau minta tolong sebentar bisa?”
Mona yang mau buru-buru ke kamar terpaksa menghentikan langkahnya dan menoleh.
“Apaan pak?” tanyanya sekenanya, kembali ia kesal melihat pandangan mata pak tua itu yang jelalatan ke arah dadanya. (lebih…)

Read Full Post »

Venna Melinda

Venna Melinda

Ini adalah kisah tentang Venna Melinda (37 tahun), seorang anggota DPR yang dulunya adalah seorang artis sinetron yang populer pada dekade 90an, selain itu ia juga pernah menjadi puteri Indonesia tahun 1994. Politisi yang sekarang bergabung dengan partai berlambang bintang merah putih bersudut tiga ini memang terkenal pantang mundur dengan apa yang dia perjuangkan dan memegang prinsip. Hari itu, sang ibu beranak dua yang masih terlihat cantik ini sedang bersiap menuju ke kantornya di pusat kota. Hari itu Venna mengendarai mobil sedan Honda Jazz merahnya. Pukul 5 dini hari ia telah berangkat untuk menghindari macet. Suaminya, Ivan, sedang berada di luar kota sementara sopirnya sedang izin pulang ke kampungnya. Venna tak menyadari bahwa saat ia keluar dari kompleks rumahnya ia telah diikuti sebuah mobil minibus di belakangnya. Saat itu masih gelap, di sebuah jalanan sempit dan sepi, mobil itu memotong mobilnya dan menghadangnya. Venna pun spontan menginjak rem karena kaget, dari mobil itu turun dua orang pria bertampang sangar dan bertubuh kekar menghampirinya. Salah satu dari pria itu dengan cepat mengayunkan kapak yang dipegangnya ke kaca mobil Venna beberapa kali hingga kaca tersebut pecah. Venna tersentak kaget dan mencoba menjerit, namun sebelum sempat melakukannya, pintu mobilnya sudah dirusak oleh mereka dan mereka menyeretnya keluar dari mobilnya. (lebih…)

Read Full Post »

Dina

Dina

Aku semakin panik landasan helipad sudah terlihat semakin mendekat.

“Pak tolong saya pak…..saya tidak mungkin turun dalam keadaan seperti ini.”

Kedua pria bejad itu hanya tersenyum-senyum penuh kemenangan melihatku semakin panik. Aku benar-benar tidak bisa membayangkan apa jadinya nanti. Membayangkan wajah keras pria-pria berbadan tegap yang jadi buruh pengeboran minyak saja kakiku sudah lemas. Meskipun udara cukup panas namun tubuhku semakin menggigil. Aku akui obsesiku memang cukup liar. Namun aku sadar sepenuhnya semua itu hanya fantasi. Menghadapi cumbuan Frans saja aku sudah cukup kewalahan apalagi kalau aku harus melayani puluhan pria berbadan kekar. 

“Tolong apa…?” tanya Anthony berpura-pura bodoh. (lebih…)

Read Full Post »

Disclaimer

  • Berhubung target penyelesaian cerita ini dalam waktu satu hari, jadi mohon maaf bila terasa kutang… eh kurang greget.
  • Untuk yang mau copy paste ke dalam data boleh boleh aja, mau disebarluaskan yah bok ditulis nama pengarangnya, kalo gak ditulis yah bisa apalah dayaku.
  • Ini tentang hipnotis, rape, perbudakan, tadinya mau masukin unsur dirty sex tapi takut diban ama bro Shu jadinya pure sex. haha
  • Penulis tidak menyarankan perbuatan jahat seperti yang dituturkan dalam cerita di bawah ini, cerita di bawah ini adalah murni fantasi seksual dan bukan kejadian sebenarnya. nama nama hanya disamarkan, kalaupun ada kejadian yang mirip itu semua hanya kebetulan.
  • Photo dibawah ini adalah random dari fb, jadi tolong dimengerti tokoh dalam foto ini tidak pernah atau tidak ada kaitan dengan cerita di bawah ini.

******************* (lebih…)

Read Full Post »

Short Note From Writter…

 See you again in Chapter Two… Ini adalah seri sambungan dari serial INNOCENT ANGELS Chapter One: Whom I Slept With? Sejujurnya saya tidak menyangka seri pertama INNOCENT ANGELS mendapat respon yang baik, bahkan sangat teramat baik dari berbagai kalangan pembaca. Hal ini tentu sangat membahagiakan bagi saya sebagai seorang penulis pemula. Seperti layaknya seorang koki yang bertugas meracik bahan-bahan masakan dan bumbu-bumbu untuk dijadikan sebuah hidangan spesial, tentu akan tercapai sebuah kepuasan batin yang luar biasa ketika orang-orang bisa menerima dan menikmati hidangan tersebut dengan tersenyum. Dengan demikian hal ini pun akan membuat sang koki dari hari ke hari akan kian bersemangat untuk menemukan dan meracik resep-resep baru. Ketika dianalogikan seperti itu, maka dalam hal ini saya adalah sang koki dan para pembaca sekalian adalah sang penikmat masakan. Sehingga pada kesempatan ini kembali saya harus mengucapkan terima kasih atas segala bentuk apresiasi yang telah diberikan oleh pemilik web, para senior dan seluruh pembaca – baik aktif maupun pasif – di web ini, serta pihak-pihak lain yang mungkin secara tak sengaja ikut membaca cerita saya ini.

 Dengan kembali mengutip sebuah pepatah dari para leluhur dan pendahulu kita yaitu “seperti ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk”, maka dengan segala kerendahan hati saya sebagai penulis tetap mengharapkan kritik, saran, pendapat, opini atau bahkan mungkin cacian dan makian dari pembaca sekalian. Semoga semua kritik, saran, pendapat, opini, cacian dan makian tersebut bisa menjadi zat adiktif dan candu di dalam aliran darah dan setiap simpul-simpul saraf otak saya sehingga membuat saya semakin sakaw untuk terus berkarya dan berkarya. Dan seperti sebelumnya, sebagai kata-kata penutup dengan ini saya sampaikan: Selamat Membaca…!

 Somewhere in Earth, December 2009.

Pendekar Maboek Ó

********************************  (lebih…)

Read Full Post »

Bagian I: Pendahuluan 

Audrey

Audrey

Tidak terasa sudah 3 minggu berlalu semenjak kejadian di puncak. Selama tiga minggu itu tidak ada apapun yang terjadi. Aku dan istriku Audrey masih menuruti instruksi yang diberikan Wen sebelum kami pulang dari puncak, namun tidak ada tanda-tanda Wen akan meneruskan aksinya terhadap Audrey. Di kantor tempatku bekerja Wen tidak pernah membicarakan kejadian di puncak itu, dia bertindak seolah-olah kejadian di puncak tidak pernah terjadi dan akupun bekerja seperti biasa yaitu membantu Wen dalam manajemen kantor sehari-hari, meskipun semenjak kejadian 3 minggu lalu itu aku dan Wen menjadi tidak akrab seperti biasanya. Kami jarang mengobrol satu sama lain, adapun apabila harus berbicara dengan Wen hanyalah sebatas pembicaraan yang terkait dengan pekerjaan. Selama tiga minggu itu, Audrey tidak pernah keluar rumah. Bel kecil di bibir atas vaginanya dan larangan memakai BH dan celana dalam membuatnya risih untuk keluar rumah. Setiap Audrey melangkah pasti terdengar bel kecil itu berbunyi pelan. Mungkin pembantu-pembantu dan supir di rumah sebenarnya mendengar dentingan bel kecil itu, hal itu terlihat di raut wajah mereka ketika Audrey ada di sekitar mereka. Raut wajah mereka menampakkan kebingungan dan kecurigaan karena mendengar bunyi bel kecil dari dalam rok majikan perempuannya, namun mereka tidak ada yang berani bertanya ataupun berkata apa-apa. (lebih…)

Read Full Post »

salah satu episode tawa sutra yang tidak lolos tayang…. 

Sabria Kono

Sabria Kono

Hari itu Dokter Budi kedatangan pasiennya sepasang suami istri, Pepi dan Sabria, dengan santai Dokter Budi mengangguk kepada Pepi dan Sabria yang dibalas dengan anggukan kedua orang itu. Dokter Budi tersenyum, keduanya pun membalas senyuman sang dokter. Kening Pepi berkerut membentuk angka 11 saat menyadari Dokter Budi tersenyum sambil melirikkan ekor matanya ke arah dada Sabria.

 “Dok, gimana caranya biar istri bisa hot di ranjang?” Pepi bertanya serius kepada dokter Budi, sekaligus untuk mengalihkan ekor mata Dokter Budi yang terus mengintai tonjolan dada Sabria.

“Ooooh biar hoooot” ujar dokter Budi dengan mulut dimonyongkan dan suara dipanjang-panjangkan, sementara ekor matanya mengerling-ngerling mesum mengintai dada Sabria.

“plak…!!.ye, dokter becanda” Pepi menampar mulut Budi sambil menggerutu.

Dokter Budi sendiri misuh-misuh sambil memegangi bibirnya yang seksi itu, matanya sedikit juling akibat tamparan mendadak yang mampir saat ekor matanya sedang melirik kearah tonjolan buah dada yang menggiurkan.

“Gimana dong solusinya dok?” tanya Pepi lagi

“Gampang, itu… olesin sambel aja yang banyak… ntar juga hooooooot” gurau dokter Budi lagi

“Eeeeh… becanda… becanda…” seru dokter Budi sambil cengengesan demi melihat tangan Pepi siap menowel bibir sexynya lagi, Sabria sendiri tampak sibuk menenangkan Pepi yang tampak emosi. (lebih…)

Read Full Post »

Carline & Christine

Carline & Christine

Setelah membaca komentar dari para pembaca semua, saya sangat berterimakasih atas semua masukan, saran atau kritikannya. Semoga semua itu bisa memperbaiki isi cerita ini dari segi kualitas ataupun variasinya. Cerita ini memang disusun berdasarkan perasaan seorang wanita dan pemikirannya tentang sex dilihat dari sisi liarnya. (lebih…)

Read Full Post »

Ana

Ana

Kenalkan namaku Ana Melinda, 24 th, single, tinggi 160 cm ,berat 48 kg, dada 34 B, kulit putuh, wajahku semi oriental dengan rambut ikal panjang sebahu. Kalau kata orang aku termasuk orang yang cantik dan istimewa, dan tidak sedikit yang bilang aku ini seksi, bagiku seksi merupakan penilaian positif untuk fisik seorang wanita, kira-kira begitulah komentar orang-orang yang mengenalku, kalau komentar pacarku sih…lebih hebat lagi jadi narsis kalau tak jelasin disini, soalnya pacarku Anton namanya menurutku paling pintar memuji dan menyanjung diriku, entah itu memang sesuai kenyataan atau hanya buat nyenengin, aku nggak peduli yang penting aku jadi merasa percaya diri. Cukup perkenalanku, rasanya nggak bagus kalau terlalu panjang. Kita mulai dengan ceritanya. Hari ini hari Sabtu, aku libur bekerja, makanya sengaja bangun siang, jam menunjukkan pukul 9 pagi, kubuka mataku sambil menggeliat. Selimutku tersingkap hingga tubuh bugilku terlihat jelas, aku memang suka tidur tanpa busana selembar pun. Hari ini malas sekali rasanya, kubuka tirai dan jendela kamarku agar udara segar dapat masuk. (lebih…)

Read Full Post »

Riyo Mori

Riyo Mori

PERHATIAN  (WAJIB BACA DISCLAIMER TERLEBIH DAHULU) :

1. Cerita berikut mengandung unsur seksual, jadi bagi yang merasa belum DEWASA, sudah bosan dengan cerita artis, atau merasa terganggu dengan pilihan artis ini, silahkan tinggalkan halaman ini.

2 Cerita ini hanyalah fiksi semata, kejadian yang terjadi hanyalah FIKSI. Tidak bermaksud membunuh karakter atau apa pun. Ini hanya khayalan jadi sambil membaca tidak perlu dipikirin terlalu keras.

3. Read at your own risk

Thanks…
(lebih…)

Read Full Post »

Carline

Carline

Namaku Carline (20thn) atau biasa juga dipanggil Fei Chen, terlahir sebagai keturunan Chinese di Indonesia. aku anak kedua dari 3 bersaudara yang semuanya perempuan, ciciku Christine (22 thn), adikku Evelyn (16 thn). Seperti umumnya gadis Chinese, kulit kami bertiga sangat putih dan mulus karena aku selalu merawatnya, tapi adikku yang terkenal paling putih diantara kami bertiga. Kata orang, wajah kami bertiga sangat innocent sehingga membuat penasaran para pria yang melihatnya, dan ciciku yang tercantik diantara kami bertiga. (lebih…)

Read Full Post »

Liu Yifei

Liu Yifei

PERHATIAN :

1. Cerita berikut mengandung unsur seksual, jadi bagi yang merasa belum DEWASA, sudah bosan dengan cerita artis, atau merasa terganggu dengan pilihan artis ini, silahkan tinggalkan halaman ini.

2 Cerita ini hanyalah fiksi semata, kejadian yang terjadi hanyalah FIKSI. Tidak bermaksud membunuh karakter atau apa pun. Ini hanya khayalan jadi sambil membaca tidak perlu dipikirin terlalu keras.

3. Read at your own risk

Thanks…
(lebih…)

Read Full Post »

Duo Maia

Duo Maia

PERHATIAN :

 *Cerita berikut mengandung unsur seksual, jadi bagi yang merasa belum DEWASA, sudah bosan dengan cerita artis, atau merasa terganggu dengan pilihan artis ini, silahkan tinggalkan halaman ini.

 * Cerita ini hanyalah fiksi semata, kejadian yang terjadi hanyalah FIKSI. Tidak bermaksud membunuh karakter atau apa pun. Ini hanya khayalan jadi sambil membaca tidak perlu dipikirin terlalu keras.

* Read at your own risk

 Thanks… (lebih…)

Read Full Post »

Reisa

Reisa

 

Cerita ini adalah sekuel dari Asmara di Pulau Mentawai

—————————————– 

Setelah beberapa saat hubungan antara Jonas dan Reisa berjalan mengalir seperti air. Tiada lagi penghalang hubungan mereka di pulau itu meskipun masih bersifat sepihak karena tak diketahui oleh kedua orang tua Reisa di Padang. Kini mereka berdua menjalani hubungan seperti layaknya suami istri. Namun kebahagian mereka itu tak bertahan lama dan hanya berjalan sebulan penuh. Secara tiba tiba Jonas mendapatkan surat pemanggilan untuk segera pulang ke Semarang, dalam surat itu Jonas tak diberi tenggat waktu untuk mengulurnya. Dengan berat hati karena masih menjalani manis madu perkawinan dengan Reisa di pulau itu Jonas pun kembali ke Semarang. (lebih…)

Read Full Post »

« Newer Posts - Older Posts »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 157 pengikut lainnya.