Feeds:
Tulisan
Komentar

Archive for Juli, 2010

Villa Di Ujung Lembah

Sandra

Sandra

Sandra tidak dapat menyembunyikan kegembiraan yang ada dalam dirinya. Senyum mengembang selalu menghiasi wajahnya. Suaminya, David, seorang pengusaha muda terkemuka, menyiapkan kejutan untuk Sandra sebagai hadiah ulang tahun perkawinan mereka yang pertama. Ya, mereka hendak merayakan ulang tahun perkawinan mereka bersama. Kebersamaan mereka adalah suatu hal yang langka, karena kesibukan David sebagai seorang pengusaha sukses. Dengan menggunakan helikopter pribadi milik suaminya, mereka terbang menuju tempat kejutan tersebut berada. Mata Sandra yang tertutup menunggu dengan harap-harap cemas, David melarang membuka matanya hingga ia mengijinkan untuk membukanya. Saat-saat yang dinantikan akhirnya tiba, mereka sampai di tujuan. Setelah membimbing istrinya turun dari helikopter, David berbisik kepada istrinya,

“Sekarang kamu boleh buka matamu.” (lebih…)

Read Full Post »

Di Balik Kamar Kost

Pertama-tama perkenankan saya memperkenalkan diri dulu. Biasa teman-temanku memanggilku Nana (nama lengkap/aslinya ga usah disebut yah), lahir tahun 83. Tubuhku cukup jangkung untuk ukuran wanita, terakhir kuukur 172 cm, dengan berat 48kg dan tiga lingkar tubuh 86/60/90. Rambutku lurus sebahu, wajah lonjong ,dan kulit putih karena aku WNI keturunan. Saat ini masih kuliah di fakultas sastra di salah satu universitas swasta diBandungdan ngekost tidak jauh dari kampusku. Aku termasuk gadis yang sering ke salon dan modis, maka aku sudah tidak asing dengan tatapan nakal cowok-cowok di kampus kalau aku memakai pakaian yang ketat atau agak seksi, apalagi ketika ngedugem dimana aku memakai pakaian yang lebih terbuka. Dalam percintaan, secara jujur kuakui aku bukan type yang setia. Aku sudah mempunyai pacar yang sedang kuliah di Amerika sehingga kami jarang bertemu, kami sudah berjalan lebih dari tiga tahun dan aku mencintainya, tapi darah muda dalam diriku melibatkanku dalam beberapa hubungan one night stand dengan teman kuliah maupun teman dugem, bagiku semua itu hanya hubungan badan tanpa merubah perasaanku pada pacarku. (lebih…)

Read Full Post »

Gairah pagi

Rikku, Aoi, & Sandra


Aku menatap kosong langit-langit kamar penginapan ini, pikiranku melayang layang pada kejadian-kejadian yang menimpa kami berempat. Semua pertualangan sex yang kami alami selama ini, pemerkosaanku di tempat les, pemerkosaan Sandra di sekolah, ancaman Dinan, kedatangan Aoi, sex dengan satpamku yang setia, pemerkosaan di tempat pompa bensin, pemerkosaan Ashley sampai sex kami berempat tadi malam. Semua kejadian yang dibintangi kami berempat, bidadari berkalangan atas  yang tidak sepantasnya berbuat demikian. Apabila nafsu sudah menguasai, tidaklah pandang bulu, asal muasal ataupun derajat, yang dikejar hanyalah kepuasan birahi belaka. Kami berempat sudah tidak dapat kembali lagi, kami sudah melewati point of no return, kami sudah menjadi budak sex, kami sangat menyukai sex dan kami memuja orgasme yang kami dapatkan. Membayangkan kejadian-kejadian kami membuat celana dalam g-stringku basah, jari jemariku mulai mengusapi klitorisku yang rasanya kian membengkak. Tanganku yang satunya lagi meremasi payudaraku yang membulat padat serta perlahan-lahan kupilin pilin putingku dengan lembut. Tadi malam aku memang hanya tidur dengan mengenakan g-string merahku tanpa pakaian maupun bra, hawa panas nyaris membuatku tak dapat tidur. Pagi ini dengan sinar matahari mulai memanggang gorden kamarku makin membuat kamar ini terasa panas. Jendela nako kecil diatas pintu sudah kubuka tetapi karena kami tidur telanjang, aku tidak membuka jendela, bisa-bisa kami diperkosa semua orang yang lewat. Kurasakan butir-butir keringat mulai mengumpul di sekujur tubuhku, selain hawa yang panas, aku juga sudah terbakar birahi. Aku membalikkan badan hingga tiduran menyamping membelakangi Sandra agar tidak mengganggu tidurnya. Aku kini sudah melolosi celana dalamku dan aku kian puas saja menggosok-gosok klitorisku, tak terasa aku mulai mendesah desah merasakan nikmatnya onaniku sendiri, tidak kusadari …. (lebih…)

Read Full Post »

Sebelum membaca cerita ini baca dulu:

Dalam cerita sebelumnya,memang aku berencana tuk mengerjai Nonix, pacar Dwi, temen kuliahku yang sudah berani berselingkuh dengan Lita pacarku hingga bermain seks di kamarnya. Perasaan sakit itu masih kurasakan meskipun aku sudah berganti pacar. Namun setelah kupikir ulang, rencana untuk mengerjai Nonix sungguh tidak tepat. Terang saja,karena Nonix pun memang tidak tahu tentang masalahku sendiri. Apakah adil dia menjadi sasaran kemarahanku. Setelah berpikir ulang kembali, aku pun berniat untuk membatalkan rencana itu dan aku memilih untuk berbicara langsung saja dengan Nonix apa yang terjadi sebenarnya. Dengan no.Hp Nonix yang kudapat dari Rudi penjaga kostnya langsung saja kutelpon dia.
“Halo” sapa suara di sana
“Halo,ini Nonix?”
“Iya bener,ini siapa yah?”

(lebih…)

Read Full Post »

Cerita ini adalah sekuel dari Novi, the Kind Girl

Maya

Maya

“pook !!”, sebuah tepukan kencang mendarat di pantat kananku.

“awwhh,,sakit tau Nov,,!!”, kataku sambil mengelus-elus pantat kananku yang agak perih karena Novi menepuk pantatku cukup kencang.

“pantat lo montok banget sih May,,hehehe,,”.

“montokan juga pantat lo”, aku pun membalas Novi dengan menepuk pantatnya dengan agak kencang juga. Kami jadi saling tampar-tamparan pantat hingga pantat kami menjadi sedikit merah.

“aduh…lama-lama perih juga nih, lo sih Nov, pake mukul pantat gue!”, omelku.

“hehe,,iya,,maap,,kalo gitu mandi aja yuk,,udah lama nih gak mandi bareng,,”.

“oh iya ya,,udah lama juga gak mandi bareng,,yuk,,”.

Kami langsung masuk ke dalam kamar mandi karena kami sudah bugil sehabis saling menjilati vagina. Aku dan Novi berdiri di bawah pancuran lalu aku memutar kran sehingga tubuhku dan tubuh Novi langsung basah terguyur air yang keluar dari pancuran. Aku dan Novi saling berpelukan, payudara dan puting kami yang saling menempel dan sedikit bergesekan memberikan sensasi tersendiri. Tangan Novi sudah berada di pantatku, Novi pun langsung meremas-remas pantatku. Aku tidak mau kalah, kuremas-remas juga pantat Novi yang menggemaskan. Aku mendekatkan bibirku ke bibir Novi, kedatangan bibirku langsung disambut baik oleh Novi sehingga kami berdua mulai bercumbu. Kami mulai dengan ciuman ringan dulu, aku mengecup bibir atas dan bibir bawah Novi berulang kali, dia membalasku dengan melakukan hal yang sama. Kami berdua menjadi bernafsu sehingga sekarang kami berdua saling bergantian melumat bibir. Tentu saja, lidah kami berdua sudah saling membelit satu sama lain. Ide muncul di kepalaku, aku menyelipkan jari telunjuk tangan kiriku ke belahan pantat Novi untuk digosok-gosokkan di lubang anus Novi. Novi sedikit tersentak kaget ketika jari telunjukku mengenai lubang anusnya. Aku gosok-gosok lubang anusnya dengan jari telunjukku, setelah itu aku masukkan jari telunjukku ke dalam anusnya dan mulai menggerakkan jariku keluar masuk lubang anus Novi. Namanya juga Novi, dia tidak mau kalah sehingga dia melakukan hal yang sama. Suasana semakin memanas, nafsu kami mulai naik sehingga membuat kami sangat bergairah untuk saling melumat bibir satu sama lain. Ketika sedang hot-hotnya, pintu kamar mandi terbuka. (lebih…)

Read Full Post »

Melissa

Melissa

Cuaca di siang itu cukup cerah, matahari bersinar terang dan angin tampak bertiup semilir. Ya, cuaca di gunung pada hari itu memang cukup menyenangkan untuk piknik dan tentu saja cocok bagi para muda-mudi untuk bersenang-senang. Namun lain halnya dengan sepasang kekasih yang tampak bertengkar di jalan setapak diatas gunung itu.

“Gimana, sih?! Katanya tadi mobilnya sudah diperiksa! Kok malah mogok di tanjakan?!” gerutu seorang gadis yang memanggul sebuah ransel kemping berwarna jingga dibahunya.

Gadis itu berperawakan sedang dengan tinggi 155 cm. Wajahnya yang manis dengan rambut hitam yang pendek tampak dibasahi oleh peluh yang sesekali disekanya dengan pergelangan tangannya yang putih mulus sementara tubuhnya yang mungil namun padat proporsional tampak tidak berbeda jauh karena keringat yang becucuran disekujur tubuhnya. T-shirt yang dipakai oleh gadis itu sudah basah dan kusut, sementara celana pendeknya yang berwarna abu-abu tampak kumal karena terkena cipratan tanah dan lumpur.    

“Melissaa, Jangan marah begitu dong, mau bagaimana lagi? Aku nggak tahu kalau radiatornya bakal kepanasan.” Jawab seorang pemuda yang berjalan sambil menenteng barang bawaan mereka di samping Melissa, gadis beransel jingga itu. (lebih…)

Read Full Post »

Kalung Keramat

  • Cerita yang saya buat hanya sekedar sebuah hiburan semata dan tidak bermaksud untuk melecehkan   ataupun menyinggung perasaan pembaca, bagi siapa saja yang merasa di rugikan dengan cerita yang saya buat maka saya meminta maaf sebesar-besarnya,
  • Saya mengharap agar bagi siapa saja yang membaca dapat memberikan komentar positif yang dapat membangun agar karya saya semakin di sukai oleh para pembaca,

    Terimakasih,

————————————-SELAMAT MENIKMATI————————————-

Kalung keramat adalah kalung yang di wariskan turun temurun oleh nenek moyang, dan orang yang di wariskan kalung keramat tidak semuanya dapat menggunakan kalung tersebut, karena hanya orang-orang terpilih saja yang dapat menggunakannya, dan siapapun yang menggunakan kalung keramat maka dia akan mewariskan ilmu yang ada di dalam kalung tersebut. Ilmu yang di wariskan bukanlah Ilmu silat ataupun semecamnya tetapi ilmu yang di wariskan adalah Ilmu bagaimana cara menjinakan seorang perempuan di atas ranjang, dan siapapun yang perna di tiduri oleh pewaris kalung keramat maka wanita itu akan menajadi wanita LIAR yang haus dengan SEX, dan sebaliknya siapapun yang memandang wanita yang perna di setubuhi oleh sang pewaris kalung keramat maka orang tersebut akan sangat menginginkan tubuh wanita tersebut (lebih…)

Read Full Post »

Husband Watch Therapy

Sisca

Sisca

Namaku Roy umur 32th, nama istriku Sisca umur 25th. Istriku mempunyai bentuk tubuh yang sangat proporsional, dari tinggi badan 165cm dan ukuran payudaranya benar-benar sangat serasi. Ditunjang dengan kulit putihnya yang lembut, serta rambut lurus panjang sebahu dengan kilau hitamnya. Sehabis melahirkan anak pertama, body istriku terlihat agak melar. Waktu itu ada keinginanku untuk mengajaknya ke salah satu salon perawatan tubuh guna mengembalikan keindahan tubuhnya seperti semula. Namun istriku menyarankan nanti aja kalo sesudah anak kami umur 1 tahun, dimana istriku sudah tidak menyusui lagi. Satu tahun berlalu sesuai dengan yang aku janjikan akhirnya kami menuju salah satu salon tempat perawatan tubuh. Disitu saya baca fasilitasnya sangat lengkap, mulai dari massage sampe luluran dan spa pun tersedia. Selain itu juga didukung oleh para ahli yang saya liat semuanya wanita. Kira-kira 1minggu 3x saya mengajak istriku Sisca kesalon tersebut, selama kurang lebih 2 bulan. Hingga para pegawai disalon tersebut sampai hafal dan mengenal kami. Sampai pada akhirnya istriku menjadi pelanggan salon tersebut. Kadang-kadang 1 minggu sekali, aku ajak dia kesana sekedar untuk relaksasi, kalo tidak 2 minggu sekali. Pada awal bulan memang saya tidak diperkenankan masuk untuk melihat proses perawatan tubuh pada istriku, karena aku laki-laki dan salon tersebut memang diperuntukan bagi wanita. Akhirnya mereka menawarkan kepada saya sebagai pelanggan tetap, bahwa di salon tersebut juga ada sebuah penginapan yang letaknya di bagian dalam salon tersebut. Penginapan itu berupa kamar-kamar untuk pelanggan, dimana terjaga privasinya. Dengan fasilitas AC, jacuzi, kamar mandi uap dan tidak lupa springbed yang nyaman, dengan tujuan bagi wanita yang sudah beristri, sang suami bisa ikut menemani di dalam tanpa mengganggu pelanggan salon yang lain khususnya wanita. Dengan adanya penawaran seperti itu tentu saya ambil. (lebih…)

Read Full Post »

Namaku Lily, usia baru 26 tahun dan sudah menikah dengan Michael, suamiku yang berusia 32 tahun. Sudah sekitar 3 tahun ini, kuarungi bahtera rumah tangga. Setelah menikah kami membeli rumah yang lumayan bagus di Kota Wisata, Cibubur. Setiap pagi pukul 6, suamiku yang adalah seorang manager sebuah bank asing berangkat kerja. Sengaja ia berangkat pagi karena untuk menghindari macet dan dia baru pulang ke rumah sekitar pukul 9 atau 10 malam. Dia memang seorang yang sibuk dan bertanggung jawab dalam pekerjaannya. Hingga, akhirnya dia boleh dibilang sukses dalam meniti karirnya. Oh iya, Michael anak pertama dari dua bersaudara. Adiknya bernama Linda, seorang wanita berusia 29 tahun, lebih tua sekitar 3 tahun dari aku. Ia sudah menikah dan sudah dikarunia seorang anak perempuan yang berusia 3 tahun. Ia menikah terlebih dahulu, meskipun dia adalah adik suamiku. Katanya yang aku dengar, Linda sudah hamil duluan. Untung pacarnya itu mau bertanggung jawab dan akhirnya menikahinya. Aku pernah bertanya:

“Kapan si Merry (anaknya itu) punya dede?”

“Ah, nanti sekitar 2 tahun lagi” jawabnya. (lebih…)

Read Full Post »

Jimmy a.k.a Jamil

Jimmy a.k.a Jamil

Pertama-tama aku ingin memperkenalkan diri dulu, namaku Jimmy, sebenarnya ini adalah nama bekenku setelah bekerja di ibukota, aslinya sih ketika ibuku melahirkanku 29 tahun yang lalu aku diberi nama Jamil bin Sanusi. Walau hanya bermodalkan tampang di bawah standar, bahkan beberapa orang ada yang bilang aku mirip Kangen Band (entah ini pujian atau ejekan, tergantung anda memandangnya) namun nasib mengantarku pada surga kenikmatan yang tidak pernah kuduga sebelumnya. Kemampuanku dalam memuaskan wanita memungkinkanku sudah pernah bersetubuh dengan beberapa wanita cantik yang tidak tanggung-tanggung adalah artis terkenal tanah air dan yang lebih hebohnya lagi mereka adalah kakak adik. Yang pertama adalah majikanku sendiri, Soraya Haque atau yang biasa kupanggil Bu Aya, mantan peragawati dan pemain sinetron Indonesia; adik bungsunya, Shanaz Haque, yang kini lebih dikenal sebagai aktivis sosial dan presenter yang wajahnya banyak menghiasi televisi; serta yang terakhir dan paling seru adalah Marisa Haque, artis yang kini menjadi politisi dari sebuah partai politik berlambang Ka’abah. Berawal dari masuknya aku ke rumah Bu Aya melalui perkenalan pamanku yang adalah sopir sebelumnya, ia ingin pulang kampung setelah kematian istrinya sehingga ia merekomendasikanku pada majikannya. Petualangan seksku dengan mereka bermula dari bekerja di rumah Bu Aya, yang kesepian ditinggal suaminya yang banyak kesibukan di luar rumah. Dia lah yang memintaku melayani hasratnya dan sejak itu akupun patuh menjadi budak nafsunya. Aku pun tidak merasa kesulitan menjaga sikap di depan umum sebagaimana sopir pada umumnya. Sementara Bu Icha (panggilan akrab Marisa) dikenalkan oleh Bu Aya padaku dengan tujuan ‘menghibur’nya. Diceritakan Bu Aya bahwa kakaknya itu sedang mengalami stress ringan karena belum adanya kepastian dari pemerintah masalah penunjukannya sebagai anggota DPR. Ditambah isu suaminya juga digosipkan CLBK dengan mantannya. Nah….saat itulah Bu Aya, yang sudah sehari-hari memakai jasaku untuk memuaskan dahaga biologisnya, mengenalkanya padaku. Setelah kami bertiga ngobrol ngobrol beberapa saat, Bu Aya meninggalkan kami berdua di kamar hotel. Mula-mula Bu Icha terlihat canggung saat berduaan denganku kamar tersebut. Namun aku amat bernafsu dan penasaran dengan kecantikan wajah dan body nya yang semok itu. Dengan nekad saja kuperkosa dia dengan sedikit paksaan. Mulanya sih ia meronta ronta ketakutan. Tetapi setelah penisku kubenamkan dalam kemaluanya dan kupacu tubuhnya, lama kelamaan rontaan itu berganti dengan jeritan dan desahan desahan. Marisa pun tidak bisa lagi menahan birahinya dan mulai menikmati pemekosaan itu. (lebih…)

Read Full Post »

Vivi

Vivi

“Aduh!” Vivi menjerit saat puting susunya digigiti dan dihisap oleh Yono.

Yono terus menghisap dan menyedot payudara Vivi dengan kuat, seolah hendak menyedot keluar air susu Vivi, namun sia-sia saja karena Vivi belum pernah melahirkan, sehingga air susunya tentu belum bisa keluar. Vivi semakin kebingungan akibat rasa yang kontras antara rasa sakit-sedikit nikmat di payudara kirinya berpadu dengan kenikmatan di payudara kanannya langsung menyebar menjalari tubuhnya. Kesadaran Vivi semakin melemah akibat sensasi-sensasi yang melanda dada dan kakinya.

“Hmmp… empuk… hmp… enaak…” celoteh Yono sambil menikmati payudara Vivi itu.

 “Ahk… Jangan Pak… saya mohon… hentikan Pak… Ah… aghh…” Vivi memohon dengan lirih, berharap Yono melepaskan kenyotannya itu, walaupun suaranya kini bercampur dengan desahan nikmat. (lebih…)

Read Full Post »

Tabir Cinta Dua Dunia

  • Cerita ini hanyalah Fiksi belaka, jika terdapat kesamaan nama/kejadian/peristiwa maka itu hanyalah kebetulan semata.
  • Bacaan Khusus dewasa, (bukan untuk anak dibawah umur,) alias Adult Only…!! ^_^, Read For Your Own Risk’s & isi cerita yang berisi adengan kekerasan dan pemerkosaan samasekali bukan untuk dipraktekkan didunia nyata.(samasekali tidak patut & tidak terpuji untuk ditiru…!!)
  • Mkasih banget buat Bos Shu yang sudah meluangkan waktu selama ini buat mengedit, menelaah, menimbang dan memutuskan  untuk memposting cerita-ceritaku.
  • Nda lupa, makasih juga buat semuanya yang sudah meluangkan waktunya untuk membaca & memberi masukan-masukan yang membangun ^_^
  • Say NO To Rape ,DRUG’S & Crime’s & Terorism in The Real World.
  • Satu lagi juga ^ _ ^, dilarang meng-Copy Paste, dan menampilkan cerita ini ditempat lain selain di KBB, Telur Rebus n Arsip Gue.

***********************************

“Whussshhhhh… whussssshhhhhh… whusssshhhhh, swosssshhhhhhh…”  suara angin kencang berlari di depan sebuah rumah tua. Suasana hening untuk beberapa sesaat yang kemudian dilanjutkan dengan suara angin kencang yang kembali terdengar, tidak berapa lama terlihat sinar lampu yang menyala redup dari balik jendela, nyala, padam, nyala lagi, padam lagi dan akhirnya padam ngak nyala lagi, siapakah gerangan yang memainkan lampu di rumah yang tidak berpenghuni itu?? (lebih…)

Read Full Post »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 156 pengikut lainnya.